Psikologi Indonesia Goes Blogging

Blog yang berisi mengenai semua hal yang berkaitan dengan Psikologi ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai Psikologi kepada masyarakat Indonesia dalam bentuk bacaan ringan.


Perilaku seksual tidak hanya dilakukan oleh remaja. Namun demikian, sepertinya berita tentang perilaku seksual remaja seolah tidak pernah habis dimuat diberbagai media. Tulisan ini mencoba menjelaskan faktor-faktor apa saja yang menjadi penyebab munculnya perilaku seksual tersebut. Baca selengkapnya di Ruang Psikologi.

Pacaran memiliki banyak fungsi, namun diantara sekian banyak fungsi tersebut pacaran lebih erat kaitannya dengan eksperimentasi seksual. Ingin tahu lebih dalam? Klik di sini untuk baca lebih lanjut.



Pertanyaan bagi pasangan suami-istri: pernahkah Anda mengalami orgasme? Kemungkinan para istri di Indonesia menjawab “belum pernah” masih cukup besar. Hal ini karena masih ada suami yang tidak mempedulikan hak istri dalam merasakan orgasme, atau ketidakmampuan suami untuk membawa istri mereka merasakan orgasme. Cari tahu cara mengatasinya di artikel ini.

Minggu kemarin, terjadi tiga kasus bunuh diri di Surabaya. Kemarin, dua orang mengakhiri hidupnya di dua mall di Jakarta. Menanggapi hal ini, www.ruangpsikologi.com menurunkan artikel yang menjelaskan tentang bunuh diri dan penyebabnya.

Diharapkan dengan informasi ini, kasus bunuh diri dapat dicegah, baik dari kesadaran diri si individu maupun dengan bantuan keluarga dan orang-orang disekitarnya.

untuk membaca artikel lengkap, klik di Ruangpsikologi.com


Kini setelah kami sering menulis pada psigoblog, kami membuat majalah online kami sendiri yang berisikan segala macam tentang dunia psikologi, dengan artikel yang ditulis oleh para penulis psigoblog, dengan konten yang lebih serius dan jauh lebih berisi. Dalam ruangpsikologi kami bertujuan untuk menjembatani antara teori-teori psikologi dengan kehidupan masyarakat, sehingga ilmu psikologi dapat diterapkan dengan nyata dalam kehidupan kita sehari-hari.

Ruangpsikologi juga tidak hanya sekedar webzine, melainkan ‘portal’ bagi masyarakat awam untuk tahu dan terlibat untuk mengetahui ilmu psikologi dan juga sebaliknya. Fitur Teras adalah halaman utama yang menyediakan artikel-artikel faktual yang dibahas dari perspektif ilmu psikologi. Artikel-artikel yang dicantumkan bersifat informatif dari teori psikologi yang ada dan analisis dari fenomena sosial.

Pada Fitur Perpustakaan, disediakan beberapa link dan situs yang dapat menjadi referensi untuk tugas kuliah maupun aplikasi ilmu psikologi dalam dunia pekerjaan, dari area psikologi klinis sampai psikologi industri. Kemudian ada profil penulis Ruang Psikologi zine pada fitur Redaksi. Saran, kritik, serta feedback mengenai ruangpsikologi zine dapat ditulis langsung di halaman redaksi.

Penulis tetap dari ruangpsikologi teradapat 8 orang yaitu : Khrisnaresa Adhitya, Ramadion Syam, Melita Tarisa, Nia Janiar, Tazki Edelia, Nova Ariyanto, Laura Lois dan Amarilldo Rizkia. Selain dari mereka terdapat juga penulis tamu yang merupakan para pelaku dalam bidang psikologi.

Tema artikel yang berubah pada setiap bulannya menjadikan ilmu psikologi tidak lagi dilihat hanya sebagai sebuah ilmu yang dipelajari oleh mereka yang berkacamata tebal, namun pada kenyataannya psikologi menjadi suatu pengetahuan umum yang akan membuat hidup menjadi lebih hidup.

Ok, meluncur saja langsung ke RuangPsikologi.com.

Jaya Selalu Psikologi Indonesia!!

www.ruangpsikologi. com goes online!

Perjuangan panjang selama satu tahun bersama Psigoblog (Psikologi Goes Blogging) akhirnya berakhir. Namun, ini bukan akhir yang buruk, sebab hari ini dengan semangat dan berani kami luncurkan format baru dari Psigobglog, www.ruangpsikologi. com !

Dengan format webzine, www.ruangpsikologi. com membahas isu-isu sehari-hari sampai berita terkini dari sudut pandang psikologi dalam bahasa yang mudah dan populer. Mengedukasi masyarakat, baik awam maupun yang telah akrab dengan dunia psikologi, menjadi tujuan kami para mahasiswa, pemrakarsa webzine ini.

Menyambut Pemilu Presiden yang tinggal dalam hitungan hari lagi, kami sajikan kontribusi kami untuk masyarakat lewat artikel-artikel bertemakan kepemimpinan yang tersedia di Teras www.ruangpsikologi. com , yaitu:

· “Meramu Pemimpin Ideal” oleh Tazkia Edelia, yang membahas dua tipe pemimpin serta tipe manakah yang paling tepat untuk sebuah bangsa.

· “Karakteristik Penting Bagi Calon Presiden” oleh Ramadion, yang membahas karakteristik- karakteristik pemimpin yang dimiliki oleh para presiden Amerika Serikat yang menang pada pemilihan umum.

· “Voting Behaviour oleh Johannes Hans Aoer, penulis tamu kali ini, yang secara ringkas dan apik menyajikan faktor-faktor yang mempengaruhi pemilih dalam memberikan suaranya pada pemilu.

· Dan masih banyak lagi.

Semoga kontribusi dari kami kali ini dapat membantu dalam mensukseskan Pemilu Presiden 2009!

Nah, maka itu klik www.ruangpsikologi. com sekarang dan selamat menikmati sajian selengkapnya dari kami !


Erotomania atau biasa dikenal dengan sebutan dee Clerambault’s syndrome merupakan suatu bentuk gangguan kepribadian dimana para penderitanya memiliki keyakinan yang merupakan waham bahwasannya ada seseorang, biasanya yang memiliki status sosial lebih tinggi (selebritis, bintang rock, orang terkenal, wanita sosialita, bos, dll), memendam perasaan cinta kepada si penderita, atau mungkin memiliki suatu bentuk hubungan intim. Gangguan kepribadian ini rata-rata penderitanya adalah kaum pria.

Pertama kali ditelaah oleh psikiater asal perancis yang bernama Gaetan Gatian Clerambault, yang menyusun sebuah makalah yang membahas tentang gangguan kepribadian macam ini pada tahun 1921. walau referensi awal yang sejenis dengan gangguan ini telah ada dalam tulisan Hipokrates, Erasistratus, Plutark, dan Galen. Dalam dunia psikiatri sendiri referensi sejenis ini telah ada pertama kali dalam tahun 1623 dalam sebuah risalah berjudul Maladie d’amour ou melancolie erotique yang ditulis oleh Jacques Ferrand, dan juga disebut sebagai “old maid’s psychosis”, “erotic mania” dan “erotic self-referent delusions” sampai kemasa sekarang dimana disebut sebagai bentuk dari Erotomania atau de Clerambault’s Syndrome.

Inti utama dari bentuk sindrom ini adalah si penderita memiliki suatu waham atau delusi keyakinan bahwa ada orang lain, yang biasanya memiliki status sosial yang lebih tinggi, secara sembunyi-sembunyi memendam perasaan cinta kepadanya. Para penderita selalu yakin bahwa subjek dari delusi mereka secara rahasia menyatakan cinta mereka dengan isyarat halus seperti bahasa tubuh, pengaturan perabot rumah, atau dengan cara lain yang kemungkinan tidaklah mungkin (jika yang menjadi sasaran adalah seorang public figure maka akan diartikan secara salah oleh penderita, terhadap sesuatu yang tertulis dalam media massa tentang orang tersebut). Sering kali orang yang menjadi objek dalam delusi, hanya memiliki sedikit sekali hubungan atau bahkan tidak berhubungan sama sekali dengan sang penderita. Walau demikian sang penderita tetap percaya bahwa sang objek-lah yang memulai semua hubungan khayal itu. Delusi Erotomania sering ditemukan dalam sebuah gejala awal dari sebuah gangguan delusional atau dalam konteks Skizofrenia.

Terkadang subjek yang berada dalam delusi tidaklah pernah ada dalam dunia nyata, nemun yang lebih sering terjadi, subjek adalah publik figur seperti penyanyi terkenal, aktor, aktris, politikus, selebritis dll. Erotomania juga disebut-sebut sebagai suatu penyebab perilaku Stalking yaitu suatu bentuk perilaku memperhatikan orang lain tanpa sepengetahuan orang yang diperhatikan, lalu perlahan melakukan suatu upaya pendekatan yang bersifat mengganggu, biasanya dengan obsesi bahwa korban adalah orang yang perlu ditolong atau bahkan dimusnahkan. Selain itu Erotomania juga disebut sebagai penyebab dari bentuk suatu tindakan yang mengganggu orang lain.

Percobaan pembunuhan terhadap Mantan Presiden Amerika Serikat, Ronald Reagan oleh John Hinckley, Jr. dilaporkan telah diakibatkan oleh erotomania yang diderita Hinckley, yang merasa bahwa artis Jodie Foster akan membeberkan kepada publik bahwa ia cinta kepadanya setelah ia membunuh sang presiden. Hinckley sendiri terbebas dari jeratan hukum karena didiagnosa memiliki gangguan jiwa (skizofrenia).

Berikut adalah daftar beberapa artis yang menjadi korban dari gangguan kepribadian ini:
Linda Ronstadt
David Letterman
Madonna
Barbara Mandrell
Ronald Reagan
Steven Spielberg

Sumber:
http://www.helium.com/items/263966-defining-erotomania
http://psychology.wikia.com/wiki/Erotomania
http://cetrione.blogspot.com/2008/06/erotomania.html




User Tracking Widget

usability studies by userfly

Psi! Goblog

Psikologi Indonesia Goes Blogging

Recent Posts

Recent Comments

Tags

^Lora^ (15) abu ghraib (1) anak (1) analisa (2) analitis (1) asal mula (1) Atheist (1) bahagia (2) bedah film (2) belajar (1) Binatang (1) budaya populer (1) bunuh diri (1) calling (1) career (1) carl rogers (1) cinta (1) Dalai Lama (1) daniel h. pink (1) dewasa (1) ebook (1) edukasi (1) eksistensial (2) eksperimen (3) ekspresi (1) empati (2) erotomania (1) etiologi (1) filosofi (2) Freud (3) ganteng (1) gardner (1) Gay (4) Gender (1) grand indonesia (1) graphologi (1) Green Psychology (1) grimace project (1) hamil (1) happiness (1) heroism (1) hidup (1) homoseksual (4) hubungan romantis (1) identifying (1) indonesia (1) industri dan organisasi (1) insting (1) jerawat (1) job (1) Jung (1) Juno (1) kamar (1) karir (4) Kebahagiaan (3) kelompok (1) Kematian (1) kepahlawanan (1) kepercayaan diri (1) Kepribadian (5) kesetiaan (1) Khrisnamusti (1) kognitif (5) komitmen (1) konformitas (1) Krisis identitas (1) Kung fu Panda (1) listen to yourself (3) lucifer effect (1) makanan (3) meja kerja (1) mind reading (2) Mitos (1) Music dum-dedumtumtum (1) nasionalisme (1) orang tua (1) orgasme (1) otak kanan (1) otak kiri (1) pacaran (1) panggilan (1) Peace (2) pekerjaan (4) pembunuh berantai (1) pemilu (1) pendidikan seks (3) perempuan (1) perkembangan teknologi (1) pheromone (1) Philip Zimbardo (1) poligami (1) Prejudice (1) presiden (1) profil (1) proses (1) Psikoanalisis (4) psikologi (24) psikologi lingkungan (1) psikologi pendidikan (1) psikologi seksual (1) psikologi transpersonal (1) psikopat (4) psikopatologis (3) psikosis (3) psycamp (1) Realita (1) remaja (3) review buku (2) review film (2) revolusi (1) sejarah (1) seks (2) self-help (1) selligman (1) sintesa (1) sintesis (1) Sosial (4) sosiopat (2) spiritual (3) stalking (1) stereotipe (1) steve jobs (1) stres (1) subjective well-being (1) Tao (2) teknologi (1) Tidur siang (1) tinggi (1) Tips (1) totlol (1) tulisan (1) video (1) vygotsky (1) wajah (1) wanita (1)